Otoritas keamanan setempat menyebutkan, bom tersebut dipasang di sebuah mobil yang diparkir di pinggir perempatan yang ramai di kota Quetta. Bom tersebut diduga kuat ditargetkan bagi kendaraan militer yang melintasi jalan tersebut.
"Bom diledakkan dengan kendali jarak jauh ketika sebuah kendaraan Frontier Corps (FC) bergerak mendekati perempatan yang sibuk," terang kepala kepolisian Quetta, Abdul Razzak Cheema kepada AFP, Sabtu (13/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah sanggota tim penjinak bom menuturkan kepada AFP, bahwa bahan peledak berkuatan tinggi dengan berat mencapai 40 kilogram digunakan untuk merakit bom tersebut.
Secara terpisah, juru bicara FC, Manzoor Ahmed memastikan bahwa satu tentara tewas dalam ledakan tersebut, sedangkan seorang tentara lainnya luka-luka.
Belum ada kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom ini. Namun diketahui bahwa kelompok separatis Baluch kerap beraksi di area ini dan sering menyerang tentara dan fasilitas pemerintah Pakistan.
Wilayah Baluchistan sejak lama dikenal sebagai markas separatis yang melawan sikap pemerintah yang dianggap mengeksploitasi sumber daya alam di wilayah tersebut.
(nvc/mpr)










































