Berwarna biru tua dan sangat berkilau, berlian yang biasa disebut 'Blue Moon Diamond' ini ditemukan di pertambangan Cullinan, Pretoria, Afrika Selatan.
"Berlian biru yang sangat mewah tergolong sangat langka dan Blue Moon bukanlah pengecualian," terang direktur eksekutif Cora International, Suzette Gomes seperti dilansir AFP, Sabtu (13/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan batu bersejarah, bahwa salah satu batu permata terlangka dengan warna seperti ini dan dalam ukuran ini bisa ditemukan di masa ini," imbuh Gomes.
Hanya sedikit berlian biru yang ada di dunia ini, termasuk berlian 'Heart of Eternity' yang bernilai US$ 16 juta atau setara Rp 189 miliar dan berlian 45 karat bernama 'Hope' yang ditaksir bernilai hingga US$ 350 juta atau setara Rp 4,1 triliun, meskipun disebut-sebut berlian tersebut dikutuk.
Nilai dari berlian 'Blue Moon' sendiri belum diketahui. Namun Gomes menyebutkan bahwa perusahaannya membeli berlian tersebut saat masih kasar dengan harga US$ 26 juta atau setara Rp 308 miliar. Dibutuhkan waktu hingga 6 bulan untuk memotongnya dari berlian 30 karat yang kasar menjadi berlian kecil yang indah.
Area pertambangan Cullinan yang ada di Pretoria, Afsel merupakan lokasi ditemukannya berlian 3.106 pada tahun 1905 silam. Berlian tersebut diberikan kepada Raja Edward VII dari Kerajaan Inggris. Berlian tersebut kemudian dipotong, di mana dua bagian utamanya dipasang pada mahkota Raja dan Ratu Inggris.
(nvc/ndr)










































