"Hingga 12 September, kita memiliki 4.784 kasus dan lebih dari 2.400 kematian," kata kepala WHO, Margaret Chan pada konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (12/9/2014).
"Di tiga negara yang paling terpukul, angkanya bergerak lebih cepat daripada kemampuan untuk menanggulanginya," tutur Chan seraya menyerukan adanya respons yang lebih kuat, lebih cepat dari komunitas internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Selasa, 9 September lalu, WHO mengumumkan jumlah korban jiwa akibat wabah Ebola sejak awal tahun ini adalah sebanyak 2.300 orang di empat negara tersebut.
(ita/ita)











































