Gedung Putih Tegaskan Obama Bisa Perintahkan Serangan terhadap ISIS

Gedung Putih Tegaskan Obama Bisa Perintahkan Serangan terhadap ISIS

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2014 14:30 WIB
Gedung Putih Tegaskan Obama Bisa Perintahkan Serangan terhadap ISIS
militan ISIS (AFP)
Washington, - Gedung Putih menegaskan bahwa Presiden AS Barack Obama berhak memerintahkan serangan terhadap kelompok ISIS di Irak dan Suriah, sesuai UU yang dikeluarkan Kongres AS setelah serangan teroris 11 September 2001.

Obama yakin dirinya bisa mengambil tindakan tersebut sesuai Otorisasi Penggunaan Kekuatan Militer, AUMF, meskipun sebelumnya pernah ada seruan agar UU tersebut direvisi, dan pada akhirnya dicabut.

"Dalam pandangan pemerintahan ini, AUMF 2001 terus berlaku," tutur juru bicara Gedung Putih Josh Earnest, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (12/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AUMF ditandatangani menjadi UU sepekan setelah tragedi 11 September di AS dan digunakan sebagai dasar hukum untuk kampanye luas AS terhadap terorisme internasional. Dalam aturan itu disebutkan, presiden punya wewenang untuk melakukan pengejaran militan Al-Qaeda dan negara-negara yang membantu melindungi mereka. Mandatnya pun kemudian diinterpretasi lebih luas oleh pemerintahan Presiden Obama maupun Presiden Bush guna memungkinkan operasi antiterorisme.

"Presiden punya otoritas sesuai konstitusi untuk mengambil tindakan guna menangkal dan mencegah aksi-aksi terorisme internasional terhadap AS," demikian bunyi UU tersebut.

Sebelumnya, Presiden Obama memerintahkan perang tanpa henti terhadap kelompok radikal ISIS. Obama pun telah memberi lampu hijau untuk melakukan serangan udara di Suriah guna menggempur target ISIS.

Dikatakan Obama, ISIS yang telah memenggal dua jurnalis AS dan menguasai sejumlah wilayah di Irak dan Suriah, merupakan kelompok yang sangat brutal.

"Mereka mengeksekusi para tahanan. Mereka membunuh anak-anak. Mereka memperbudak, memperkosa dan memaksa wanita-wanita untuk menikah," cetus Obama dalam pidatonya untuk publik AS.

"Saya tak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap ISIL di Suriah, juga di Irak," tutur Obama menggunakan nama lain dari ISIS. "Ini prinsip dasar kepresidenan saya: jika kalian mengancam Amerika, kalian tak akan mendapatkan tempat yang aman," tegasnya.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads