Serangan Udara Militer Suriah Tewaskan 28 Orang, Termasuk Anak-anak

Serangan Udara Militer Suriah Tewaskan 28 Orang, Termasuk Anak-anak

- detikNews
Jumat, 12 Sep 2014 10:18 WIB
Serangan Udara Militer Suriah Tewaskan 28 Orang, Termasuk Anak-anak
Bashar al-Assad (AFP)
Damaskus, -

Korban jiwa kembali berjatuhan akibat konflik berkepanjangan di Suriah. Sedikitnya 28 orang tewas akibat serangan udara yang dilancarkan pesawat-pesawat tempur Suriah pada Kamis, 11 September waktu setempat.

"Pesawat-pesawat tempur melancarkan enam serangan pada Kamis di Al-Bab di utara negeri," demikian disampaikan kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (12/9/2014).

"Sebelas orang tewas, termasuk wanita dan anak-anak, dan 17 orang terluka ketika jet-jet tempur menembakkan roket-roket ke kawasan ramai dekat pasar di kota tersebut," imbuh Observatory. Lokasi yang dibombardir militer Suriah tersebut berada di sebelah tenggara kota Aleppo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok militan ISIS telah menarik para pejuangnya dari wilayah tersebut. Menurut sejumlah komandan ISIS, penarikan itu dilakukan untuk berjaga-jaga dari bombardir militer Suriah dan kemungkinan serangan udara Amerika Serikat.

Di tempat lainnya pada hari yang sama, serangan udara militer Suriah di Douma, dekat Damaskus merenggut 17 nyawa, termasuk empat anak-anak. Douma yang berada di utara ibukota Damaskus telah dikuasai para pemberontak Suriah lebih dari setahun lalu.

Pada Rabu, 10 September waktu setempat, Presiden AS Barack Obama mengatakan, dirinya telah memerintahkan militer AS untuk memperluas operasi terhadap ISIS. Obama pun menyebut ISIS yang telah menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah tersebut sebagai kelompok brutal.

"Tujuan kita jelas: kita akan melemahkan, dan pada akhirnya menghancurkan ISIL lewat strategi kontraterorisme yang komprehensif dan berkelanjutan," ujar Obama dalam pidatonya untuk publik AS. ISIL merupakan nama lain dari ISIS.

"Saya tak akan ragu-ragu mengambil tindakan terhadap ISIL di Suriah, juga Irak," tandas Obama.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads