Galang Koalisi Perangi ISIS, Menlu AS Tiba di Arab Saudi

Galang Koalisi Perangi ISIS, Menlu AS Tiba di Arab Saudi

- detikNews
Kamis, 11 Sep 2014 16:56 WIB
Galang Koalisi Perangi ISIS, Menlu AS Tiba di Arab Saudi
militan ISIS (AFP)
Jeddah, - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat John Kerry tiba di Jeddah, Arab Saudi hari ini untuk bertemu dengan negara-negara Arab dan Turki. Pertemuan ini dimaksudkan untuk membentuk koalisi guna memerangi para militan ISIS.

Lawatan Kerry ke Saudi ini sebagai bagian dari tur Timur Tengah-nya untuk membangun koalisi anti-ISIS yang terdiri dari lebih dari 40 negara. Dalam pertemuan di Jeddah tersebut seperti dilansir AFP, Kamis (11/9/2014), Kerry akan membahas langkah-langkah untuk mengalahkan para jihadis ISIS di Suriah dan Irak.

Sebelumnya, Presiden AS Barack Obama memerintahkan perang tanpa henti terhadap kelompok radikal ISIS. Obama pun telah memberi lampu hijau untuk melakukan serangan udara di Suriah guna menggempur target ISIS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Obama, ISIS yang telah memenggal dua jurnalis AS dan menguasai sejumlah wilayah di Irak dan Suriah, merupakan kelompok yang sangat brutal.

"Mereka mengeksekusi para tahanan. Mereka membunuh anak-anak. Mereka memperbudak, memperkosa dan memaksa wanita-wanita untuk menikah," cetus Obama dalam pidatonya seperti dilansir kantor berita AFP.

"Saya tak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap ISIL di Suriah, juga di Irak," tutur Obama menggunakan nama lain dari ISIS. "Ini prinsip dasar kepresidenan saya: jika kalian mengancam Amerika, kalian tak akan mendapatkan tempat yang aman," tegasnya.

Dalam pertemuan dengan 10 negara Arab dan Turki yang digelar di Jeddah, Kerry akan berupaya mendapatkan dukungan untuk kampanye militer AS terhadap ISIS. Negara-negara tersebut termasuk Libanon, Mesir, Irak, Yordania.

"Banyak dari negara-negara itu yang telah mengambil tindakan terhadap ISIL," ujar seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS. ISIL merupakan nama lain dari kelompok radikal ISIS.

"Namun lawatan oleh Menteri (Kerry-red) akan memperluas koalisi dan menjadikannya untuk lebih fokus dan menggencarkan upaya-upaya," imbuhnya.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads