"Saya memuji inisiatif Amerika untuk bertindak dan membentuk koalisi melawan ISIS, dan berharap upaya-upaya itu akan berhasil," ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Avigdor Lieberman kepada radio publik Israel seperti dilansir AFP, Rabu (10/9/2014).
Hal ini disampaikan Lieberman seiring kedatangan Menlu AS John Kerry di Baghdad, Irak. Kunjungan Kerry ini untuk mengawali tur Timur Tengah, yang dimaksudkan untuk membangun koalisi regional guna memerangi militan ISIS.
Wakil Menlu Israel Tzahi Hanegbi, yang dekat dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, juga memuji gagasan AS tersebut. Namun dia mengingatkan, hal itu bisa saja menandai lebih dekatnya hubungan antara AS dan Iran, yang telah berjanji untuk ikut memerangi ISIS.
Sebelumnya, Israel menentang keras kesepakatan interim yang dicapai Washington dan negara-negara besar lain dengan Iran pada November tahun lalu. Kesepakatan tersebut membuka jalan untuk digelarnya pembicaraan mengenai kesepakatan komprehensif tentang aktivitas nuklir Iran di masa mendatang.
Iran dan enam negara besar -- Inggris, China, Prancis, Rusia, AS dan Jerman -- sebelumnya telah berupaya untuk mencapai kesepakatan komprehensif tersebut pada Juli lalu. Namun pembicaraan-pembicaraan tersebut telah diperpanjang hingga 24 November mendatang.
(ita/ita)











































