Operasi penggerebekan yang dilakukan hari ini tersebut melibatkan 180 polisi. Penggerebekan ini dilakukan setelah kepala intelijen Australia mengatakan, dirinya tengah mempertimbangkan untuk meningkatkan level ancaman teror, terkait keterlibatan warga Australia dalam kelompok-kelompok militan di luar negeri.
Kepolisian Federal Australia menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/9/2014), dua pria berumur 21 tahun dan 31 tahun ditangkap atas dakwaan terorisme. Keduanya dituduh terlibat dalam merekrut, memfasilitasi dan mendanai orang-orang yang pergi ke Suriah untuk terlibat dalam aktivitas teror.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas Australia tidak menyebutkan nama kedua pria tersebut. Namun Gaughan membenarkan, pria yang berumur 31 tahun adalah saudara laki-laki Abu Asma al Australi, yang disebut-sebut sebagai warga Australia pertama yang menjadi pengebom bunuh diri, yang tewas di suriah.
Dikatakan Gaughan, sejauh ini belum ada informasi bahwa kedua pria tersebut tengah merencanakan serangan teroris di negeri Kangguru tersebut.
(ita/ita)











































