Kepala kepolisian Nigeria, Inspektur Jenderal Suleiman Abba mengatakan pada para wartawan, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/9/2014), aparat kepolisian tak akan pernah berhenti mencari keberadaan polisi-polisi yang hilang tersebut.
Awalnya, kepolisian menyatakan 35 polisi hilang setelah serangan Boko Haram pada 21 Agustus lalu. Namun dikatakan Abba, sebagian polisi telah kembali sejak itu, namun tak dijelaskan bagaimana detailnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para militan Boko Haram menyerang akademi kepolisian di dekat Gwoza, negara bagian Borno, dua pekan setelah mereka menguasai kota tersebut dan menyatakannya sebagai bagian dari kekhalifahan Islam, yang ingin mereka dirikan di Nigeria utara.
Kelompok Boko Haram pun menyerbu kota Bama, sekitar 50 kilometer ke selatan pada 1 September lalu. Puluhan orang tewas dalam serangan Boko Haram tersebut. Pemerintah Nigeria menyatakan, militer saat ini telah berhasil menguasai kembali kota Bama.
"Baru saja pagi tadi dilaporkan bahwa militer kini dalam kendali penuh dan tegas atas Bama," kata juru bicara pemerintah Nigeria, Mike Omeri.
Boko Haram telah dianggap bertanggung jawab atas lebih dari 10 ribu kematian sejak tahun 2009 silam. Kelompok radikal itu telah berulang kali menargetkan polisi dan militer Nigeria.
(ita/ita)











































