Kepolisian Amerika Serikat tengah memburu pelaku penyerangan berantai di sebuah kampus di Florida. Pelaku menargetkan serangannya terhadap wanita yang ada di sekitar area kampus.
Setidaknya sudah terjadi empat kali serangan di sekitar area University of Florida-Gainesville, dengan karakteristik serangan yang sama. Demikian disampaikan juru bicara kepolisian Gainesville, Ben Tobias dan dilansir CNN, Selasa (9/9/2014).
Seluruh korban dalam empat serangan sebelumnya sama-sama berusia 20-an tahun, berkulit putih dan sama-sama mendeskripsikan pelaku sebagai pria kulit putih yang menyerang mereka dari belakang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahasiswa kampus Gainesville diminta tetap waspada mengingat pelaku masih berkeliaran hingga kini. Kepolisian setempat juga meminta bantuan publik setempat untuk menangkap pelaku.
Serangan ini mengancam keselamatan mahasiswa setempat, terutama yang mahasiswi muda. "Ibu saya memberikan senapan setrum segera setelah saya memberitahunya tentang serangan ini," ucap salah satu mahasiswi setempat, Amanda Clark kepada CNN.
"Saya takut untuk berjalan ke mobil saya. Teman-teman saya dan saya saling menelepon satu sama lain untuk mencari orang yang menemani kami berjalan, atau terkadang polisi kampus mendampingi saat malam. Ini mengerikan," imbuhnya.
Petugas keamanan kampus dan kepolisian setempat tengah bekerja secara erat dengan penyelidik setempat untuk memeriksa DNA pelaku dari baju korban. Tobias menyatakan, tidak ada korban yang mengalami tindak kekerasan seksual dari pelaku.
Pelaku menyerang korban yang sedangan berjalan sendiri, dari belakang. Pelaku menjambak korban, menonjok korban hingga merobek pakaian korban namun tidak melakukan tindak kekerasan seksual terhadap korban.
(nvc/ita)











































