Laporan awal tentang jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina akan dirilis hari ini. Laporan ini akan menjelaskan penyebab tragedi yang menewaskan 298 orang itu.
Tim penyelidik Belanda yang memimpin penyelidikan tragedi MH17 akan mempublikasikan laporan tersebut di situs Komisi Keamanan Penerbangan Belanda (OVV) hari ini.
Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh di wilayah konflik Ukraina timur pada 17 Juli lalu saat dalam perjalanan dari Amsterdam, Belanda menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Di antara 298 penumpang dan kru, sebanyak 193 orang di antaranya adalah warga negara Belanda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim penyelidik Belanda belum bisa berkunjung ke lokasi jatuhnya pesawat di wilayah Donetsk, Ukraina timur dikarenakan baku tembak, yang terus terjadi antara pasukan Ukraina dan para pemberontak pro-Rusia. Karenanya, untuk informasi dari lokasi kejadian, tim penyelidik Belanda bergantung pada informasi dari para pakar kecelakaan udara Ukraina.
"Tentunya mungkin untuk menarik kesimpulan berarti tanpa pergi ke lokasi," tutur juru bicara OVV, Sara Vernooij seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (9/9/2014).
Namun diingatkan OVV, laporan tersebut tak akan membahas tentang siapa yang dipersalahkan dalam penembakan MH17.
OVV menyatakan, laporan awal ini akan berisi informasi faktual yang didasarkan pada sumber-sumber untuk OVV. Laporan lengkap mengenai MH17 baru akan keluar pada pertengahan tahun 2015.
"Kami menyelidiki penyebab kecelakaan dan bukan tentang siapa yang bertanggung jawab," tandas Vernooij.
(ita/ita)











































