Dilansir dari BBC, Selasa (9/9/2014), Angkatan Udara Inggris meledakkan paket mencurigakan yang ditemukan di Bandara. Ledakan terjadi pada pukul 17.15 waktu setempat, Senin (8/9/2014).
"Barang itu hancur dan meskipun dianggap mencurigakan, tidak menimbulkan bahaya yang lebih luas," ujar petugas Bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penumpang ada yang tetap menunggu di pesawat selama penerbangan mengalami penundaan. Sejumlah penumpang juga ada yang menunggu di luar terminal, bahkan ada yang duduk di rumput sambil menanti berita mengenai penerbangan mereka.
"Kami memahami penumpang frustrasi oleh penundaan yang mereka alami. Kami bekerja sama dengan polisi untuk memastikan penumpang tidak perlu terganggu, tetapi kita harus memastikan bahwa keselamatan dan keamanan semua penumpang dan staf tetap menjadi prioritas kami," jelas pihak Bandara Luton.
Bandar udara ini sendiri terletak sekitar 40 km dari pusat kota London. Sebelum paket mencurigakan diledakkan, polisi sempat berbicara dengan seorang wanita. Sejumlah penumpang pun banyak yang mengeluh akibat evakuasi yang dilakukan pihak Bandara.
Declan Clifford (22) dijadwalkan terbang ke Turki pada 15:05 waktu setempat namun dievakuasi. "Kami sekarang duduk di luar menunggu, kami tidak diberitahu apa-apa. Mereka membawakan air dan juga beberapa bus sehingga kita bisa duduk di dalamnya," katanya.
Polisi pun mengatakan Bandara Luton tengah dalam proses pembukaan lagi. Penumpang yang sempat mengeluh juga telah kembali tenang.
(ear/mpr)










































