Tersangka Utama Pembunuhan 3 ABG Israel Mulai Diadili

Tersangka Utama Pembunuhan 3 ABG Israel Mulai Diadili

- detikNews
Jumat, 05 Sep 2014 15:33 WIB
Tersangka Utama Pembunuhan 3 ABG Israel Mulai Diadili
Ilustrasi (Reuters)
Yerusalem -

Tersangka utama dalam kasus penculikan dan pembunuhan tiga ABG Israel mulai diadili. Pria Palestina ini didakwa merencanakan dan membiayai kejahatan yang memicu konflik berdarah di Gaza tersebut.

Dinas Keamanan Internal Israel, Shin Bet menuding Hossam Qawasmeh merencanakan penculikan yang terjadi pada 12 Juni lalu. Dia juga didakwa menghabiskan dana sebesar 220 ribu shekel atau setara Rp 719 juta untuk membeli senjata dan mobil yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.

Qawasmeh yang diangkap pada 11 Juli lalu ini, mulai menjalani persidangan di pengadilan militer Israel. Demikian seperti dilansir AFP, Jumat (5/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia dijerat beberapa dakwaan, mulai mentransfer dana dari musuh, menjalankan tugas dari organisasi ilegal (Hamas) dan dengan sengaja memicu kematian tiga ABG Israel.

Dalam surat dakwaan disebutkan bahwa Qawasmeh meminta dan mendapatkan uang dari saudara laki-lakinya, Mahmud yang seorang anggota Hamas di Gaza.

Ketiga ABG Israel, yakni Naftali Frenkel, Gilad Shaer dan Eyal Yifrach tewas ditembak setelah diculik di Tepi Barat. Jasad ketiganya ditemukan pada 30 Juni di dekat lokasi penculikan mereka.

Dua kaki tangan Qawasmeh, Marwan Qawasmeh dan Amer Abu Eisha, hingga kini masih diburu otoitas Israel. Militer Israel telah menghancurkan rumah keduanya pada 1 Juli lalu.

Militer Israel menyatakan, penculikan tersebut didalangi oleh Qawasmeh, yang juga dikenal sebagai anggota senior Hamas. Dia mengutus dua anak buahnya untuk melakukan penculikan 3 ABG Israel tersebut.

Penculikan dan pembunuhan ketiga ABG Israel ini memicu operasi militer Israel secara besar-besaran di Gaza, dengan dalih mencari pelaku pembunuhan tersebut. Operasi militer itu menjadi gempuran udara yang telah merenggut lebih dari 2.100 warga Palestina di Gaza. Gempuran Israel ini menuai balasan serangan roket dari militan Gaza dan menewaskan 71 orang dari pihak Israel.

(nvc/ita)


Berita Terkait