Mark Van Nierop telah menjadi buronan internasional sejak Februari lalu atas sejumlah dakwaan, termasuk "kekerasan yang disengaja yang menyebabkan kerusakan permanen".
Pria Belanda itu ditangkap pekan ini di kota Nackawic, provinsi New Brunswick, Kanada. Belum diketahui bagaimana detail penangkapannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah media Kanada melaporkan, saat penangkapannya, Van Nierop mencoba bunuh diri dengan menggorok lehernya.
Van Nierop datang ke kawasan pedesaan terpencil Chateau-Chinon di Prancis tengah pada November 2008 silam. Awalnya, dokter gigi tersebut disambut oleh warga setempat yang sangat kekurangan tenaga medis.
Namun dia mulai menjadi bahan pembicaraan setelah pasien-pasiennya melaporkan adanya serpihan alat yang rusak di gusi mereka, abses (gigi bengkak dan bernanah) yang berulang, patah rahang dan gigi sehat yang tiba-tiba dicabut. Sekitar 120 pasien yang merasa menjadi korban bersama-sama mengajukan gugatan terhadap Van Nierop.
Penyelidikan kriminal atas dirinya pun mulai dilakukan pada Mei 2013. Namun sang dokter kabur pada Desember 2013, sehingga otoritas Prancis pun mengupayakan perintah penangkapan internasional atas dirinya.
(ita/ita)










































