"Serangan dekat Amerli merusak sebuah tank ISIL dan serangan dekat bendungan Mosul menghancurkan sebuah kendaraan bersenjata ISIL. Semua pesawat telah keluar dari lokasi serangan dengan selamat," demikian pernyataan Departemen Pertahanan AS seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (1/9/2014).
ISIL (Islamic State in Iraq and the Levant) merupakan nama terdahulu dari ISIS, atau juga dikenal sebagai Daulah Islamiyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Pentagon, Komando Pusat AS sejauh ini telah melakukan total 120 serangan udara di Irak dalam memerangi para jihadis ISIS.
Pekan lalu, AS juga menggunakan pesawat tempur dan pesawat tak berawak untuk menyerang target-target ISIS di Irak utara. Dengan didukung militer AS, otoritas Irak saat ini tengah berjuang untuk merebut kembali sejumlah wilayah di negeri itu, yang berhasil dikuasai para militan ISIS sejak mulai melancarkan serangan besar-besaran pada Juni lalu.
(ita/ita)











































