Usai melakukan aksi membabi-butanya, pria yang diidentifikasi sebagai Chen tersebut bunuh diri dengan melompat dari gedung sekolah di Shiyan, provinsi Hubei, China tengah itu. Demikian diberitakan kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir kantor berita AFP, Senin (1/9/2014).
Menurut media lokal, Shiyan Television, pelaku melakukan penikaman karena dirinya tak bisa memasukkan anaknya ke sekolah tersebut. Namun tak ada keterangan lebih detail mengenai hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat kepolisian setempat menolak berkomentar mengenai insiden ini. "Saya belum jelas, pejabat-pejabat biro kepolisian tengah berada di sekolah itu untuk menyelidiki," tuturnya.
China telah beberapa kali mengalami serangan keji terhadap anak-anak sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk lima insiden penusukan yang terjadi pada tahun 2010 lalu, yang menewaskan 17 orang -- 15 di antaranya anak-anak -- dan melukai lebih dari 80 orang lainnya.
Pada Maret lalu, seorang pria membunuh dua anggota keluarganya dan kemudian menikam 11 orang, termasuk enam anak-anak, di luar sekolah di Shanghai.
(ita/ita)










































