Demikian seperti diberitakan AFP, Rabu (27/8/2014). Operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan mereka yang hilang. Namun seiring berjalannya waktu, harapan pun kian tipis untuk menemukan mereka yang hilang dalam keadaan hidup.
Tanah longsor yang terjadi pada Rabu, 20 Agustus pagi lalu ini, dipicu oleh hujan lebat yang terus mengguyur selama tiga jam. Tanah longsor pun terjadi di kawasan perbukitan di Hiroshima. Akibatnya, puluhan rumah warga terkubur longsoran tanah, batu dan lumpur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berumur 53 tahun itu tewas tertimpa tanah longsor susulan yang terjadi saat dia berupaya menyelamatkan seorang bocah. Saat kejadian, pria tersebut tengah menggendong seorang anak laki-laki berumur tiga tahun. Jasad keduanya ditemukan beberapa jam kemudian.
Di antara mereka yang masih belum ditemukan termasuk pasangan pengantin baru yang tengah menanti anak pertama mereka. Mereka hilang setelah tanah longsor menghantam apartemen mereka. Pasangan tersebut baru saja pindah ke rumah baru mereka sebulan sebelum tanah longsor ini terjadi.
(ita/ita)











































