Puluhan orang masih hilang akibat tanah longsor di Hiroshima, Jepang. Yang memprihatinkan, pasangan pengantin baru yang tengah menanti bayi pertama mereka, termasuk di antara korban hilang.
Pasangan pengantin baru Minami Yuasa (28) dan suaminya Yasuhiro (29) menghilang ketika rumah mereka tertimpa tanah longsor. Minami tengah mengandung dan diperkirakan akan melahirkan bayi laki-lakinya pada November mendatang.
Enam hari berlalu sejak tanah longsor terjadi, namun keluarga pasangan ini tetap berharap keduanya bisa selamat. Minami dan Yasuhiro tinggal di blok apartemen yang tersapu longsor yang membawa bebatuan dan pohon dari atas gunung tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengharapkan keajaiban. Harapan kami mereka berada di suatu tempat yang dilindungi oleh kayu dan batu besar," ucap sang ayah, Junji wakamatsu.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Hiroshima pada Rabu (20/8) lalu, memicu tanah longsor dahsyat yang mengubur banyak rumah warga setempat.
Luasnya area yang terdampak longsor mempersulit tugas penyelamatan otoritas setempat. Sebanyak 3 ribu petugas penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan tugas pencarian dan penyelamatan korban.
Tugas tim penyelamat semakin sulit dengan adanya hujan deras yang terus mengguyur kawasan tersebut. Operasi pencarian pun terpaksa dihentikan sementara di tengah kekhawatiran terjadinya tanah longsor susulan.
Sejauh ini, korban tewas mencapai 60 orang. Namun baru sekitar 12 korban tewas yang berhasil diidentifikasi. Media setempat melaporkan, sebanyak 26 orang lainnya masih hilang, termasuk di antaranya pasangan pengantin baru ini.
(nvc/ita)











































