Sebabnya, sebanyak 43 orang lainnya dilaporkan masih hilang. Tanah longsor yang dipicu oleh hujan deras tersebut, mengubur puluhan rumah warga setempat. Demikian seperti dilansir AFP, Sabtu (23/8/2014).
Hujan yang terus mengguyur wilayah Hiroshima selama beberapa hari terakhir, telah berhenti pada Sabtu pagi. Sekitar 3 ribu anggota tim penyelamat, tentara dan polisi setempat tetap khawatir karena ahli meteorologi setempat memperkirakan hujan deras akan kembali turun malam hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sempat terjadi kebingungan atas jumlah orang yang masih terjebak di dalam puing dan gundukan lumpur. Otoritas setempat terus menerima laporan terbaru soal jumlah korban yang masih hilang, sedangkan sejumlah orang yang diduga hilang ternyata ditemukan dalam keadaan selamat di pusat pengungsian.
Namun otoritas setempat juga khawatir jika ternyata ada lebih banyak orang yang hilang yang ternyata belum dihitung dan belum dilaporkan.
Petugas pemadam dan tentara setempat memindahkan puing-puing dan menggalir lumpur semampu mereka dengan menggunakan tangan. Dikhawatirkan penggunaan alat berat justru mempersulit pencarian korban selamat karena situasi yang rawan di lokasi kejadian.
Hujan yang terus mengguyur lokasi kejadian semakin mempersulit upaya penyelamatan. Lokasi tanah longsor ini berada di area lereng perbukitan yang banyak mengandung bebatuan granit yang sangat rapuh.
Pada Jumat (22/8) sore, upaya pencarian sempat dihentikan karena adanya perubahan bentuk pada gunung di sekitar lokasi kejadian sehingga memicu kekhawatiran adanya tanah longsor baru.
(nvc/asp)











































