Sekelompok pria bersenjata menyerbu sebuah rumah duka yang ada di kota San Pedro Sula, Honduras. Tragis, insiden ini menewaskan 9 orang yang tengah berada di sekitar rumah duka tersebut.
Sebagian besar korban tewas merupakan keluarga yang hendak mengambil jenazah orang tercinta mereka di rumah duka tersebut. Salah satunya keluarga Jose Luis Terrero, seorang kontraktor yang tewas dibunuh pada Senin (18/8) malam.
"Informasi yang kami dapat ialah sekelompok pria bermasker di wajah mereka, datang dengan dua kendaraan dan melepas tembakan ke arah keluarga Terrero dan pegawai rumah duka tersebut," terang Kepala Pasukan Investigasi dan Keamanan Nasional, German Alfaro, seperti dilansir Reuters, Rabu (20/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koroner kota San Pedro Sula, Hector Hernadez menyebutkan, para pelaku melepas tembakan ke arah kerumunan orang yang menunggu di luar rumah duka untuk mengambil jasad Terrero. Tidak disebutkan lebih lanjut, apakah serangan ini berkaitan dengan pembunuhan Terrero.
San Pedro Sula merupakan kota terbesar kedua di Honduras, yang berjarak 240 kilometer dari ibukota Tegucigalpa. Namun kota ini juga dikenal sebagai kota dengan angka pembunuhan tertinggi di dunia. Di kota tersebut, marak aksi kekerasan antar geng kriminal dan geng narkoba.
(nvc/ita)











































