Puluhan rumah di perbukitan di Hiroshima terkubur longsoran dahsyat yang terjadi semalam. Jumlah korban jiwa melonjak tajam dari angka korban yang dilaporkan semula, yakni empat orang.
Menurut media NHK yang mengutip kepolisian setempat, jumlah korban tewas telah mencapai setidaknya 18 orang. Namun pihak pemadam kebakaran menyatakan, masih terlalu dini untuk menyebutkan berapa persisnya korban jiwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut anggota tim SAR, korban tewas termasuk seorang anak berumur 2 tahun dan seorang wanita berusia 77 tahun.
Terkait bencana alam ini, pasukan Jepang pun dikerahkan untuk merespons permintaan dari pemerintah setempat. Tidak disebutkan berapa jumlah personel militer yang dikirimkan, namun jumlahnya cukup besar.
"Saya telah memerintahkan pejabat-pejabat pemerintah untuk melakukan operasi penyelamatan secara terpadu, dan mewaspadai kemungkinan hujan berikutnya," ujar Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kepada para wartawan di Tokyo.
"Saya juga telah memerintahkan mereka untuk menambah jumlah personel Self-Defense Force (militer) hingga beberapa ratus guna memperkuat operasi penyelamatan," imbuhnya.
Sementara itu, badan prakiraan cuaca Jepang mengingatkan, hujan lebat akan kembali turun di wilayah tersebut sehingga memicu risiko terjadinya kembali tanah longsor.
(ita/ita)











































