Menurut harian Jerman, Suddeutsche Zeitung (SZ) dan siaran publik NDR dan WDR, dokumen soal penyadapan itu sudah ada di tangan badan intelijen Amerika Serikat, CIA. Dari dokumen itu diketahui bahwa Hillary disadap saat berada di atas sebuah pesawat pemerintah AS.
Namun menurut sumber pemerintah Jerman seperti dilansir AFP, Sabtu (16/8/2014), penyadapan itu terjadi karena tidak disengaja, dan hanya terjadi satu kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Jerman dan AS telah bersitegang mengenai dugaan bahwa intelijen AS pernah menyadap telepon genggam Kanselir Jerman, Angela Merkel. Bahkan Kepala CIA di Jerman, bulan lalu diusir setelah intelijen Jerman diketahui menjadi agen ganda.
(ita/ita)











































