Jasad korban MH17 akan tiba dengan penerbangan khusus dan akan diterima oleh Raja Malaysia Tuanku Abdul Halim, Perdana Menteri Najib Razak dan pejabat-pejabat pemerintahan Malaysia lainnya.
Setelah itu, akan digelar mengheningkan cipta selama 1 menit di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Demikian seperti disampaikan Wakil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dalam pernyataannya dan dilansir AFP, Jumat (15/8/2014).
Jasad korban kemudian akan dibawa ke kampung halaman masing-masing, lanjut Muhyiddin Yassin, untuk kemudian dimakamkan secara layak. Sebanyak 16 jasad yang dipulangkan ke Malaysia terdiri atas 15 warga Malaysia dan seorang warga Belanda yang lahir di Malaysia.
Pesawat MAS MH17 ditembak jatuh saat melintasi wilayah Ukraina bagian timur, yang dikuasai oleh separatis pro-Rusia pada 17 Juli lalu. Sebanyak 298 penumpang dan awak pesawat yang ada di dalamnya tewas.
Lebih dari 220 peti mayat yang berisi jasad korban telah diterbangkan ke Belanda untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Namun masih ada beberapa jasad korban yang tertinggal di lokasi kejadian.
Pencarian jasad korban tersebut terpaksa dihentikan sementara sejak sepekan lalu, karena meningkatnya bentrokan antara tentara Ukraina dengan separatis pro-Rusia. Diharapkan pencarian segera dilanjutkan begitu situasi kondusif.
Di antara korban tewas, sebanyak 193 orang merupakan warga negara Belanda. Sedangkan sebanyak 43 orang lainnya merupakan warga Malaysia, termasuk 15 awak pesawat.
Muhyiddin menambahkan, delapan jasad warga Malaysia lainnya telah berhasil diidentifikasi dan akan segera dipulangkan ke Malaysia begitu proses forensik selesai. Sebelumnya dilaporkan tim forensik Belanda telah berhasil mengidentifikasi total 127 korban.
(nvc/ita)











































