Hal tersebut disampaikan Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (15/8/2014).
"Para staf di lokasi-lokasi wabah melihat bukti bahwa jumlah kasus yang dilaporkan dan kematian yang dilaporkan sangat jauh meremehkan besarnya wabah," demikian pernyataan WHO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WHO menyatakan, sejauh ini jumlah korban jiwa akibat wabah Ebola telah mencapai 1.069 orang. Atas wabah ini, pemerintah Amerika Serikat pun memerintahkan evakuasi para keluarga diplomat-diplomat dari Sierra Leone, yang bersama Liberia dan Guinea merupakan pusat wabah Ebola.
Di Sierra Leone, kepala medis negeri itu, Dr Brima Kargbo, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi petugas kesehatan dalam memerangi wabah Ebola.
"Kami masih harus mematahkan rantai transmisi untuk memisahkan yang terinfeksi dari yang tidak terinfeksi," tutur Kargbo. Namun ditambahkannya: "Ada penolakan di kalangan masyarakat mengenai keberadaan Ebola dan permusuhan terhadap petugas kesehatan," tandasnya.
(ita/ita)











































