Ukraina Bersumpah Hadang Konvoi Truk Bantuan Kemanusiaan Rusia

Ukraina Bersumpah Hadang Konvoi Truk Bantuan Kemanusiaan Rusia

- detikNews
Rabu, 13 Agu 2014 13:48 WIB
Ukraina Bersumpah Hadang Konvoi Truk Bantuan Kemanusiaan Rusia
Reuters
Kiev - Konvoi truk Rusia yang diklaim membawa bantuan kemanusiaan untuk Ukraina diperkirakan tiba di perbatasan, hari ini. Namun otoritas Ukraina bersumpah menghadang iring-iringan truk Rusia tersebut untuk memasuki wilayahnya.

Hal ini di tengah kekhawatiran bahwa itu hanyalah taktik untuk mendukung separatis pro-Rusia yang ada di Ukraina bagian timur. Otoritas Ukraina menegaskan, akan menghentikan iring-iringan truk tersebut di perbatasan.

Menurut Ukraina, setiap bantuan kemanusiaan yang masuk harus dibongkar dan disalurkan ke area konflik dengan bantuan Komisi Palang Merah Internasional (ICRC). Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (13/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak akan mengizinkannya (bantuan) untuk didampingi oleh Kementerian Urusan Darurat Rusia ataupun oleh tentara Rusia," tutur Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Ukraina, Valeriy Chalyy.

Namun Rusia menyerukan kerja sama erat dari pihak Ukraina demi menjamin bantuan tersebut benar-benar sampai ke wilayah Lugansk dan Donetsk, yang dikuasai separatis pro-Rusia.

Iring-iringan truk sepanjang 3 kilometer meninggalkan Moskow, pada Selasa (12/8) waktu setempat, dengan membawa 2 ribu ton suplai kemanusiaan, termasuk peralatan medis, makanan bayi dan sleeping bag.

Klaim Rusia soal pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut menuai kecurigaan. Menteri Luar Negeri Prancis, Laurent Fabius menuding konvoi sekitar 262 truk Rusia hanyalah kamuflase untuk serangan mendadak.

"Kita harus sangat berhati-hati karena ini bisa saja menjadi dalih bagi Rusia untuk menempatkan diri mereka di dekat Lugansk dan Donetsk dan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," ucap Menlu Fabius kepada radio France Info.

"Konvoi ini hanya dimungkinan, hanya dibenarkan, jika Palang Merah memberikan izin," imbuhnya.

Kecurigaan semakin menguat saat seorang sumber pemerintahan di Kiev, Ukraina, yang enggan disebut namanya menuturkan, tidak ada kesepakatan sama sekali bagi kendaraan Rusia untuk masuk ke wilayah Ukraina. Padahal juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitry Peskov, menyatakan bahwa pengiriman bantuan tersebut telah disepakati dengan Ukraina.

"Ini semua sudah disepakati dengan Ukraina," ujar Dmitry Peskov seperti dikutip radio setempat, Business FM.

Televisi Rusia, Rossiya 24, menyatakan truk tersebut akan ditemui oleh perwakilan ICRC di Ukraina. Otoritas Rusia menegaskan, bantuan kemanusiaan itu disalurkan bersama-sama dengan pihak ICRC.

(nvc/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads