Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri AS John Kerry seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (12/8/2014).
"Kami berniat untuk bergabung guna membawa ini ke pertemuan PBB bulan ini dan memasukkannya ke agenda sehingga akan melarang dukungan dari negara-negara asal serta negara-negara yang prihatin," ujar Kerry usai pertemuan keamanan AS dan Australia di Sydney.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto menggemparkan tersebut diposting di Twitter oleh ayah bocah laki-laki tersebut, Khaled Sharrouf, warga Australia yang kabur ke Suriah tahun lalu dan kini menjadi anggota ISIS. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa para jihadis itu akan kembali ke negara-negara asal mereka dengan menjadi radikal dan berbahaya.
(ita/ita)











































