Banjir di India Renggut 45 Nyawa, 300 Ribu Orang Mengungsi

Banjir di India Renggut 45 Nyawa, 300 Ribu Orang Mengungsi

- detikNews
Selasa, 12 Agu 2014 14:11 WIB
Banjir di India Renggut 45 Nyawa, 300 Ribu Orang Mengungsi
Reuters
New Delhi -

Wilayah India bagian timur tengah dilanda banjir yang cukup parah. Dilaporkan 45 orang tewas dan lebih dari 300 ribu orang terpaksa mengungsi akibat banjir ini.

Hingga kini, masih banyak warga yang berlindung di pusat-pusat penampungan yang ada di wilayah Orissa, semenjak mereka dievakuasi dari rumah mereka. Pekan lalu, hujan deras yang turun di wilayah tersebut membuat sungai meluap.

"Hingga hari ini, sebanyak 300 hingga 400 desa masih terdampar dengan jumlah penduduk sekitar 310 ribu jiwa (warga yang dievakuasi) yang terdampak," terang Wakil Komisioner Pemulihan Bencana, Pravat Ranjan Mohapatra seperti dilansir AFP, Selasa (12/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mohapatra menyebutkan, sedikitnya 45 orang tewas semenjak banjir mulai menerjang pekan lalu. Tidak disebutkan lebih lanjut dari mana saja asal korban tewas. Namun total sebanyak 3,3 juta orang terkena dampak banjir ini.

"IMD (Departemen Meteorologi India) memperkirakan cuaca baik akan terjadi beberapa minggu ke depan. Jadi kami berharap semuanya akan kembali normal dalam satu atau dua hari," ucapnya kepada AFP via telepon.

Sejumlah foto yang muncul ke media, serta tayangan televisi menunjukkan para orang tua dengan anak-anak mereka berdesakan di dalam truk, ketika mereka mengungsi dari rumah dan desa mereka.

Beberapa orang lainnya memilih menembus banjir setinggi paha mereka untuk mengungsi, sambil membawa barang bawaan mereka. Yang lain terlihat meringkuk di bawah tenda pengungsian yang didirikan di pinggir jalan dengan sekenanya.

Wilayah yang paling parah dilanda banjir adalah wilayah yang ada di sekitar Sungai Mahanadi dan Sungai Baitarani, yang mulai meluap pada Selasa (5/8) lalu. Kini ketinggian banjir di beberapa wilayah dilaporkan mulai menurun.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads