4 Warga Palestina Diterbangkan ke Turki untuk Perawatan Medis

4 Warga Palestina Diterbangkan ke Turki untuk Perawatan Medis

- detikNews
Senin, 11 Agu 2014 17:55 WIB
4 Warga Palestina Diterbangkan ke Turki untuk Perawatan Medis
Ilustrasi (Reuters)
Ankara -

Sejumlah korban luka dalam konflik Gaza dibawa ke Turki untuk mendapat perawatan medis yang lebih layak. Empat warga Palestina yang terluka menjadi kelompok pertama yang tiba di Ankara, Turki.

Otoritas Turki tengah menunggu kesepakatan dengan Israel dan Mesir untuk mengizinkan dibukanya koridor udara demi memberikan bantuan kemanusiaan ke wilayah Gaza, setelah konflik berdarah yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Turki sendiri pernah berjanji untuk mengevakuasi ribuan warga Palestina di Gaza yang mengalami luka-luka akibat gempuran Israel. Sejauh ini, sudah 1.939 warga Palestina dan 67 warga Israel tewas dalam konflik tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban luka dari Gaza mulai berdatangan," terang Menteri Luar Negeri Turki, Ahmet Davutoglu kepada wartawan setempat, seperti dilansir Reuters, Senin (11/8/2014).

Tim medis membawa tiga wanita Palestina dan seorang pemuda yang ditandu masuk ke dalam ambulans yang menunggu di bandara Esenboga, Ankara. Mereka diterbangkan dari Tel Aviv, Israel.

Kini, Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata terbaru, selama 72 jam terhitung sejak Senin (11/8) dini hari waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Kesehatan di Ramallah, Osama Al-Najar menyebutkan bahwa sekitar 60 korban luka lainnya akan diterbangkan ke Turki pada Senin (11/8) malam. Osama menyatakan, otoritas Palestina membantu evakuasi korban luka dari Gaza ke Israel, dan kemudian ke Turki.

Sedangkan Menteri Davutoglu mengatakan, Turki berencana untuk mengevakuasi sekitar 200 korban luka pada tahap pertama. Kemudian, lanjutnya, Turki juga akan melakukan perundingan mendalam dengan Israel dan Mesir agar mengizinkan lebih banyak penerbangan untuk mengevakuasi korban luka dari Gaza.

Sebelumnya, Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan mengumumkan peluncuran koridor udara, dalam pidato pertamanya setelah menang pemilu. Erdogan menyebut kemenangannya sebagai kemenangan bagi Gaza.

Dalam kampanye pemilunya, Erdogan menyamakan aksi Israel di Gaza bagaikan kekejaman Hitler. Komentar pedas tersebut ditanggapi dengan kecaman oleh Israel.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads