Pasukan militer Australia menyatakan siap terlibat dalam aksi kemanusiaan di Irak. Australia akan menyediakan makanan dan air minum untuk ribuan pengungsi yang menghindari militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang terjebak di bagian utara negara tersebut.
Amerika Serikat (AS) telah meminta bantuan dari pihak Australia pada akhir pekan lalu. Sedangkan saat ini, Australia sedang menunggu 'lampu hijau' untuk melaksanakan misinya. Demikian seperti yang dikutip dari AFP, Minggu (10/8/2014).
Perdana Menteri Tony Abbott mengatakan misi mereka akan menyasar sekitar 40.000 pengungsi Yazidi yang terjebak di dekat kota Sinjar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terdapat sekitar 40.000 orang yang kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak yang terjebak di kawasan pegunungan. Mereka mengungsi untuk menghindari pasukan militan ISIS yang mengancam akan membunuhnya.
Selain itu, pihak AS terus membombardir lokasi persembunyian ISIS di Irak. Serangan udara ini dilakukan setelah Presiden AS Barack Obama memberikan izin, demi memberantas ISIS yang merajalela.
(sip/nrl)











































