Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/8/2014), Kementerian Dalam Negeri Palestina menyebut jet tempur Israel meluncurkan 21 serangan udara setelah Jumat (8/8) tengah malam.
Serangan tersebut menghancurkan tiga masjid, yakni satu di wilayah Zeiton, satu di wilayah Jabaliya, dan satu lagi di wilayah Nuseirat. Sedikitnya dua masjid tersebut berlokasi dekat dengan markas Hamas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang juru foto AFP yang ada di lokasi menuturkan, serangan udara di Nuseirat meratakan masjid Al-Qassam dan hanya meninggalkan satu menara saja yang masih tegak.
"Kami mendengar ledakan keras dan ternyata itu merupakan awal dari serangkaian ledakan lainnya dan sebuah peringatan diberikan kepada warga setempat untuk mengungsi dan menjauh," terang salah satu warga yang tinggal dekat salah satu masjid yang hancur, Jood Irhaem.
"Beberapa menit kemudian, terdengar dua suara ledakan kuat lainnya," imbuhnya.
Setelah serangan udara Israel tersebut, pada Sabtu (9/8), militan Palestina menembakkan enam roket ke wilayah Israel. Menurut militer Israel, roket tersebut jatuh di wilayah gurun dan tidak memicu kerusakan maupun korban luka.
Konflik di Gaza yang berlangsung selama beberapa minggu terakhir kembali berlanjut, setelah upaya perpanjangan gencatan senjata gagal dilakukan. Sejauh ini, sedikitnya 1.898 warga Palestina dan 67 warga Israel tewas.
Catatan PBB menyebutkan, sedikitnya 1.354 warga Palestina yang tewas sejak 8 Juli merupakan warga sipil, termasuk 447 diantaranya masih anak-anak.
(nvc/vid)










































