"Israel tidak memiliki masalah untuk memperpanjang gencatan senjata, tanpa syarat," ujar seorang pejabat Israel yang enggan disebut namanya, seperti dilansir AFP, Kamis (7/8/2014).
Gencatan senjata terbaru ini diberlakukan semenjak Selasa (5/8) pagi hingga 72 jam ke depan. Suasana Gaza kembali kondusif saat gencatan senjata terjadi. Jutaan warga Palestina di Gaza bisa bernapas lega untuk beberapa saat.
Toko-toko, bank dan pasar dibuka kembali. Orang-orang pun keluar dari persembunyiannya hingga memenuhi jalanan. Sedangkan otoritas setempat melakukan pembersihan puing-puing dan mengevakuasi jasad yang belum sempat dievakuasi.
Kesepakatan gencatan senjata tersebut akan berakhir pada Jumat (8/8) pagi sekitar pukul 05.00 GMT. Upaya perundingan untuk gencatan senjata yang lebih lama saat ini masih dibahas di Kairo, Mesir.
Sementara itu, Israel sendiri telah menghentikan operasi darat di Gaza. Sedikitnya 27 ribu tentara ditarik kembali ke markasnya di Israel.
Sejauh ini, selama 29 hari konflik di Gaza, sebanyak 1.886 warga Palestina dan 67 warga Israel telah tewas.
(nvc/ita)











































