Mayor Jenderal Nabil Faraj tewas pada 19 September 2013 lalu, ketika kota Kerdasa 'diserbu' oleh tentara keamanan Mesir yang bertugas memberantas pendukung presiden terguling Mohamed Morsi.
Demikian seperti disampaikan sumber kehakiman setempat dan dilansir AFP, Rabu (6/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara 10 terdakwa lainnya dalam kasus yang sama, divonis hukuman penjara seumur hidup. Satu terdakwa digugurkan dakwaannya karena tak terbukti terlibat.
Seluruh 22 terdakwa dinyatakan bersalah atas dakwaan melakukan aktivitas terorisme dan percobaan pembunuhan polisi lainnya. Tindakan tersebut dilakukan para terdakwa antara 14 Agustus hingga 5 Oktober 2013 lalu.
Kota Kerdasa menjadi pemberitaan utama pada 14 Agustus 2013, ketika sekelompok orang mengamuk dan menyerang markas polisi setempat. Serangan tersebut menewaskan 13 polisi, bahkan ada yang jasadnya dimutilasi.
Serangan tersebut merupakan aksi balasan atas tewasnya para pendukung Morsi di Kairo, dalam penggerebekan polisi beberapa hari sebelumnya.
(nvc/try)











































