Inggris Kembali Evakuasi Warganya dari Libya

Inggris Kembali Evakuasi Warganya dari Libya

- detikNews
Rabu, 06 Agu 2014 18:14 WIB
Inggris Kembali Evakuasi Warganya dari Libya
Damaskus, - Pemerintah Inggris kembali mengevakuasi warganya dari Libya yang dilanda konflik. Kapal Angkatan Laut Inggris, HMS Enterprise hari ini tiba di Malta mengangkut 93 orang dari Libya. Ini merupakan misi serupa kedua dalam pekan ini.

Kapal tersebut telah bertolak dari Tripoli, Libya pada Selasa, 5 Agustus waktu setempat dan tiba di Malta pada Rabu dini hari waktu setempat. Para penumpang disambut oleh staf dari Kedutaan Besar Inggris di Valletta, ibukota Malta. Demikian disampaikan pejabat-pejabat Inggris seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (6/8/2014).

Ini merupakan evakuasi kedua yang dilakukan pemerintah Inggris di tengah memburuknya situasi keamanan di Libya.

Sejak pertengahan Juli lalu, Libya dilanda pertempuran mematikan antara para milisi yang berseteru di Tripoli dan kota Benghazi, Libya timur. Pemerintah Inggris pun telah menghentikan sementara operasional kedutaannya di negeri itu.

Memburuknya kondisi keamanan di Libya telah membuat sejumlah negara menyerukan warganya untuk meninggalkan Libya. Sebagian negara bahkan telah mengevakuasi warganya dari negeri itu.

Libya telah mengalami kondisi tidak aman yang kronis sejak tergulingnya diktator Muammar Khadafi pada 2011 silam. Pemerintah Libya yang baru tak mampu menangani para milisi yang membantu menggulingkan Khadafi.

Pertempuran antara para milisi yang bertikai terus terjadi di sejumlah wilayah Libya. Bahkan di ibukota Tripoli, pertempuran tersebut telah menyebabkan penutupan bandara internasional. Sementara kelompok-kelompok Islamis juga bertempur melawan pasukan khusus Libya di kota Benghazi, Libya timur.

"Ini lebih buruk daripada 2011," cetus Ali Gariani, pria Libya yang menikahi wanita Yunani. "Saat itu kami dibombardir oleh NATO. Namun sekarang kami sedang dibombardir oleh warga Libya sendiri, dan itu sangat memalukan," ujarnya.

(ita/ita)


Berita Terkait