Menurut kelompok pemantau HAM, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (6/8/2014), sebanyak 79 orang juga terluka dalam bombardir pemberontak Suriah tersebut. Beberapa dari korban luka, saat ini dalam kondisi serius. Observatory bahkan mengatakan, korban jiwa diperkirakan akan bertambah.
Direktur Observatory Rami Abdel Rahman mengatakan, lebih dari 12 daerah di Damaskus telah menjadi target serangan para pemberontak pada Selasa, 5 Agustus waktu setempat. Termasuk distrik elit Mazzeh, Suriah barat dan Abu Rummaneh, Suriah tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Minggu (5/8/2014), serangan-serangan pasukan rezim Suriah di Kfar Batna, sebelah timur Damaskus dan Douma, timur laut Damaskus, telah mengenai pasar-pasar dan menewaskan setidaknya 64 orang. Di antara mereka termasuk 11 anak-anak.
Lebih dari 170 ribu nyawa telah melayang selama konflik Suriah yang berlangsung sejak Maret 2011 silam. Konflik yang awalnya dimulai dengan aksi-aksi demo antirezim secara damai ini, kini telah berkembang menjadi konflik bersenjata tak berkesudahan.
(ita/ita)











































