Nancy Writebol (59) diterbangkan dari Liberia pada Senin lalu menggunakan pesawat medis. Dirinya langsung ditempatkan di ruang isolasi khusus Emory University Hospital, Atlanta.
Dilansir Reuters, Selasa (5/8/2014) meski terjangkit virus mematikan tersebut, namun otoritas kesehatan AS telah mengatakan dirinya tidak membawa risiko kepada publik. Writebol bekerja untuk organisasi Kristen amal Samatarian yang berbasis di Carolina Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Writebol dan Brantly diyakini sebagai pasien Ebola pertama yang mendapat perawatan di Amerika Serikat. Mereka diterbangkan secara terpisah karena pesawat medis hanya berkapasitas membawa satu orang dalam satu waktu.
Virus Ebola telah menewaskan hampir 900 orang sejak Februari lalu. Hingga kini belum ditemukan obatnya. Para ahli mengatakan, angka kematian yang disebabkan oleh virus ini mencapai sekitar 60 persen.
(aws/rvk)











































