Menurut media pemerintah China, CCTV seperti dilansir AFP, Selasa (5/8/2014), korban tewas di provinsi Yunnan kini telah mencapai 407 orang.
Gempa 6,1 SR yang terjadi pada Minggu, 3 Agustus tersebut telah menyebabkan sekitar 80 ribu rumah hancur dan 124 ribu rumah lainnya mengalami kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari 18 ribu personel penyelamat, termasuk polisi dan tentara telah dikerahkan di Yunnan. Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang pun telah berkunjung ke zona bencana pada Senin, 4 Agustus kemarin.
Terkait bencana alam ini, para keluarga korban tewas akan mendapat dana santunan sebesar 20 ribu yuan.
Menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS, gempa tersebut berkekuatan 6,1 SR dengan kedalaman 10 kilometer. Namun menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi China, gempa tersebut berkekuatan 6,5 SR.
Daerah Ludian merupakan salah satu wilayah yang paling parah kerusakannya akibat gempa ini. Seorang warga Ludian menggambarkan lokasi kejadian mirip "medan tempur usai dibombardir."
"Saya belum pernah merasakan gempa sekuat ini sebelumnya. Yang bisa saya lihat hanyalah puing-puing," cetus warga tersebut.
(ita/ita)











































