Dilansir dari AFP, Sabtu (26/7/2014), penerbangan itu membawa 181 penumpang dan enam awak kabin. saat melintas di atas Amerika, pesawat itu mendapat ancaman dan akhirnya harus mendarat oleh otoritas setempat.
Kapten Jennifer Stadnyk, dari Komando Pertahanan Udara, mengatakan dua jet tempur F-16 dialihkan untuk mengawal pesawat itu kembali ke Toronto. Begitu pesawat itu mendarat, seorang penumpang diamankan kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media Toronto Star, menyebut, penumpang yang ditangkap atas nama Ali Shahi. Dia menganggu keselamatan penerbangan karena merobek-robek buku panduan keselamatan dan menebar ancaman ke para penumpang. Tindakan itu dilakukan Ali, lantaran kesal karena harga rokok di duty free maskapai sangat mahal.
(rvk/try)











































