Fatima, putri dari pasangan Jerzy dan Angela Dyczynski, termasuk di antara 298 orang yang berada di penerbangan MH17 yang jatuh ditembak di wilayah Donetsk, Ukraina timur pekan lalu.
"Kami masih berpikir dia selamat, jadi hari ini kami terbang ke Donetsk dan kami akan menemukan dia," ujar sang ayah kepada surat kabar The Australian seperti dilansir AFP, Jumat (25/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami yakin dia masih hidup," ujar sang ayah kepada The Australian.
Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh di wilayah konflik Ukraina timur, yang dikuasai para pemberontak pro-Rusia pada Kamis, 17 Juli lalu. Menurut daftar, ada 193 orang penumpang asal Belanda, 43 orang (termasuk 15 awak dan dua bayi) dari Malaysia, 27 orang dari Australia, 12 orang (termasuk satu bayi) dari Indonesia, 10 orang (termasuk satu dwiwarga Inggris/Afrika Selatan) dari Inggris, empat orang dari Jerman, empat orang dari Belgia, tiga orang dari Filipina, satu orang Kanada, dan satu orang dari Selandia Baru, dengan jumlah total penumpang dan kru sebanyak 298 orang.
Menurut pejabat-pejabat pemerintah Amerika Serikat, pesawat Boeing 777-200 tersebut ditembak jatuh dengan rudal darat-ke-udara. Pemerintah Ukraina menuding para separatis pro-Rusia sebagai pelaku penembakan. Namun klaim ini dibantah pemberontak yang balik menuding militer Ukraina bertanggung jawab atas peristiwa tragis itu.
(ita/ita)











































