Juru bicara dinas urusan darurat Gaza, Ashraf al-Qudra mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/7/2014), serangan udara Israel ke sebuah rumah di kota Deir-el-Balah, Gaza utara menewaskan seorang wanita berumur 26 tahun dan seorang wanita lainnya berusia 23 tahun yang sedang mengandung.
Menurut Qudra, bayi yang dikandung wanita tersebut berhasil dikeluarkan dari dalam rahim dengan selamat oleh paramedis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Qudra, jumlah korban jiwa akibat serangan Israel di Gaza sejauh ini telah mencapai 804 orang. Pada Kamis, 24 Juli kemarin, hampir 100 warga Palestina tewas akibat rentetan serangan Israel. Ini merupakan salah satu hari paling mematikan selama konflik Gaza.
Menurut kelompok-kelompok nonpemerintah, sekitar 80 persen korban jiwa adalah warga sipil Palestina, termasuk banyak wanita dan anak-anak.
Sementara itu di pihak Israel, tiga warga sipil tewas akibat serangan-serangan roket yang dilancarkan militan dari Gaza. Ketiga korban terdiri dari dua warga Israel dan seorang pekerja migran asal Thailand. Selain itu, 32 tentara Israel telah tewas dalam pertempuran melawan para militan Hamas dan lainnya.
(ita/ita)











































