Rentetan serangan tersebut terjadi di Khuzaa di perbatasan Israel, di distrik tetangga Abasan, yang telah menjadi lokasi pertempuran sengit sejak Selasa, 22 Juli lalu. Demikian seperti disampaikan juru bicara dinas urusan darurat Gaza, Ashraf al-Qudra seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (24/7/2014).
"Lima orang dari keluarga Abu Daqqa tewas dan dua orang dari keluarga Najjar tewas akibat gempuran hebat tank-tank dan pesawat-pesawat di sebelah timur Khan Yunis," ujar Qudra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah menerima puluhan permintaan dari penduduk Khuzaa, Abasan dan Bani Suheila di Khan Yunis yang meminta kami untuk mengevakuasi mereka, dan mereka bilang ada banyak orang yang tewas dan terluka di bawah reruntuhan rumah-rumah mereka," tutur Qudra.
Konflik di Gaza hingga kini telah memasuki hari ke-16. Sejauh ini, sekitar 700 warga Palestina telah tewas selama operasi militer Israel di Gaza yang dimulai sejak 8 Juli lalu. Sebanyak 34 warga Israel dan seorang pekerja asal Thailand juga tewas dalam konflik berdarah ini.
(ita/ita)











































