Pertumpahan darah terus terjadi di Gaza. Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyerukan rakyat Palestina untuk terus melawan Israel. Khamenei bahkan mengimbau agar konflik Gaza diperluas ke wilayah Tepi Barat.
"Satu-satunya cara untuk menghadapi rezim bengis ini adalah meneruskan perlawanan dan perjuangan bersenjata dan memperluasnya hingga ke Tepi Barat," cetus Khamenei seperti dikutip kantor berita resmi Iran, IRNA dan dilansir AFP, Kamis (24/7/2014).
Iran yang tidak mengakui Israel, merupakan pendukung kelompok Hamas dan Jihad Islam yang memimpin perlawanan terhadap Israel di Gaza.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan perang yang kami pilih. Ini usaha terakhir kami," cetus Wakil Dubes Israel untuk PBB, David Roet, seperti dilansir kantor berita AFP.
Dikatakan Roet dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB tersebut, pemerintah Israel telah menerima proposal yang disampaikan Mesir mengenai gencatan senjata dengan Hamas. Tidak seperti Hamas yang bersikeras menolak gencatan senjata tersebut.
Akan tetapi, negara-negara Arab mempertanyakan klaim Israel bahwa pihaknya hanya bertindak membela diri. Ini terbukti dengan tingginya korban jiwa di kalangan warga sipil Palestina, khususnya wanita dan anak-anak.
(ita/ita)











































