"Pesan saya untuk Israel dan Palestina adalah sama: Berhentilah bertikai, mulailah pembicaraan dan mencari akar masalah dari konflik sehingga kita tak lagi berada di situasi ini pada enam bulan ke depan atau setahun ini," kata Ki-moon sebagaimana dilansir AFP, Rabu (23/7/2014).
Pertikaian ini telah memakan korban sebanyak 620 jiwa. Menindak lanjuti pembicaraan tingkat tinggi soal gencatan senjata di Kairo Mesir, Ki-moon ingin pesan ini diperhatikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun tak satupun dari keduanya menunjukkan keinginan untuk menarik, dengan Israel yang tak menunjukkan kemauan untuk menghentikan serangan darat. Israel ingin menghancurkan terowongan jalur lintas perbatasan yang digunakan para militan.
Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) melarang maskapai asal negaranya untuk terbang dari dan ke Bandara Ben Gurion, Tel Aviv, Israel, setidaknya selama 24 jam. Ini dimaksudkan agar keselamataan maskapai terjaga dari roket asal Gaza menuju Israel tengah.
Bahkan maskapai Air France dan Lufthansa juga mengikuti langkah ini dengan menunda penerbangan.
Petugas medis menyatakan korban jiwa telah mencapai 620 orang. Jumalah itu termasuk tiga anak-aanak, 10 perempuan, dan seorang di antaranya sedang hamil.
Bahkan sekolah PBB juga diserang oleh Israel. Lebih dari 100.000 penduduk Gaza memang mengungsi di 69 sekolah PBB. Namun tank Israel menembaki sekolah UNRWA (organisasi pengungsian PBB) di Al Maghazi, Gaza tengah itu, pada Selasa (22/7) waktu setempat. Beruntung, tak ada korban jiwa akibat serangan ini.
Pihak militer Israel menyatakan ada dua personelnyaa tewas dalam perang waktu terakhir ini. Total, ada 29 orang Israel yang tewas dalam empat hari terakhir.
Hamas menyatakan tentara Israel yang ditahannnya telah tewas. Mayatnya masih berada di pihak Hamas.
Di tengah kondisi ini, Israel belum mau melakukan gencatan senjata selama belum berhasil menghancurkan terowongan jalur militan.
Ki-moon menilai roket-roket dari Hamas sebagai sesuatu yang 'mengejutkan'. Itu harus dihentikan segera. Ki-moon juga menyeru agar Israel harus berlatih mengendalikan diri secara maksimal di Gaza.
(ddn/mpr)











































