Militan Taliban beraksi di luar area Bandara Internasional Kabul, Afghanistan dengan meledakkan bom bunuh diri. Ledakan ini menewaskan empat orang termasuk tiga penasihat asing.
Tidak diketahui secara pasti kewarganegaraan tiga penasihat asing tersebut. Satu korban tewas lainnya merupakan seorang penerjemah asal Afghanistan. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (22/7/2014).
Bandara Kabul tersebut biasa digunakan oleh sipil maupun militer. Bandara ini merupakan pangkalan operasi utama bagi pasukan NATO yang telah bertempur melawan Taliban selama 12 tahun terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Menurut Taliban, serangan tersebut berhasil menewaskan 15 orang. Taliban memang kerap melebih-lebihkan jumlah korban tewas dalam serangannya.
"Dalam serangan yang sukses ini, 15 tentara tewas atau terluka dan banyak kendaraan yang hancur," klaim Mujahid.
Serangan militan yang dilakukan secara langsung seperti ini terhadap fasilitas yang dijaga ketat, cukup jarang terjadi. Biasanya militan setempat memilih melakukan serangan roket untuk lokasi-lokasi dengan pengamanan ketat.
(nvc/ita)











































