"Kemarin, Senin (21/7), dua tentara IDF (Israel Defence Forces) tewas selama pertempuran Operation Protective Edge," demikian statemen militer Israel seperti diberitakan AFP, Selasa (22/7/2014).
Ditambahkan militer, tiga prajurit Israel lainnya mengalami luka-luka serius dalam kontak senjata tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Israel mengklaim operasi militer yang diberi nama Operation Protective Edge yang dilancarkan sejak 8 Juli tersebut, bertujuan menghentikan serangan-serangan roket yang dilancarkan kelompok Hamas dari Gaza.
Sejak operasi tersebut dimulai, menurut militer Israel, para militan Palestina telah menembakkan lebih dari 1.570 roket dan mortir ke wilayah Israel. Sementara sekitar 396 roket berhasil dijatuhkan dengan sistem antirudal canggih milik Israel, Iron Dome.
(ita/ita)










































