Ratusan jasad korban jiwa Malaysia Airlines MH17 tengah dibawa ke Belanda. Para mayat korban akan diserahkan oleh pihak separatis ke pemerintah Belanda.
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte dalam konferensi pers menyatakan, sekitar 200 jasad tengah berada dalam perjalanan menuju ke Donetsk. Dari kota tersebut, kereta yang membawa jasad-jasad tersebut akan melaju ke Belanda.
"Saat ini kereta tengah menuju ke Donetsk, yang dikuasai oleh pemberontak, dan tujuannya adalah (perjalanan) akan berlanjut ke destinasi akhir di Kharkhiv. Ini akan memerlukan berjam-jam," kata Rutte seperti diwartakan Reuters, Selasa (22/7/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim dari Belanda nantinya akan melakukan identifikasi terhadap jasad-jasad tersebut. "Perlu 10 sampai 12 jam hanya untuk menuju Kharkhiv, dan nanti Anda akan mendapatkan problem teknis untuk memastikan jasad-jasad tersebut sampai ke Belanda secepatnya," kata Rutte.
Sebelumnya, Tim pencari dan penyelamat Ukraina telah menemukan sebanyak 251 jasad korban tragedi Malaysia Airlines (MAS) MH17. Tidak hanya itu, sedikitnya 86 potongan tubuh manusia juga ditemukan dari lokasi kejadian yang ada di wilayah Ukraina bagian timur.
Temuan ini didapat tim pencari pada Minggu (20/7) malam waktu setempat setelah melakukan penyisiran dengan melibatkan ratusan personel. Demikian disampaikan Komisi Investigasi Ukraina dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Senin (21/7/2014).
Komisi Investigasi ini menambahkan, rangkaian kereta kedua dengan gerbong khusus yang memiliki pendingin telah tiba di lokasi. Rencananya, temuan jasad-jasad korban akan dievakuasi sementara ke dalam gerbong-gerbong kereta berpendingin tersebut agar tidak rusak.
(fjr/fjr)











































