Obama: Rusia Latih dan Beri Separatis Senjata Anti Pesawat Udara

Obama: Rusia Latih dan Beri Separatis Senjata Anti Pesawat Udara

- detikNews
Selasa, 22 Jul 2014 03:34 WIB
Obama: Rusia Latih dan Beri Separatis Senjata Anti Pesawat Udara
Jakarta -

Amerika Serikat memiliki keyakinan kuat Rusia memiliki kaitan yang mendalam dengan separatis yang menembak jatuh Malaysia Airlines MH17. Skill dan senjata yang dimiliki separatis, disebut Amerika, diberikan oleh Rusia.

"Rusia telah melatih mereka, Kami mengetahui bahwa Rusia telah mempersenjatai meeka dengan persenjataan militer termasuk senjata anti pesawat udara," ujar Obama seperti dilansir Reuters, Selasa (22/7/2014).

Tak hanya itu saja, AS juga sudah mengenali tokoh-tokoh kunci separatis yang meroket MH17 di langit Ukraina timur ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemimpin kunci mereka adalah warga negara Rusia," kata Obama.

Untuk itu AS meminta Rusia agar menekan kelompok separatis supaya jangan lagi menghalang-halangi penyelidik untuk bisa masuk ke lokasi jatuhnya pesawat.

"Rusia dan Presiden Putin pada khususnya, memiliki tanggung jawab langsung untuk meminta mereka kooperatif dengan penyelidikan. Ini setidaknya yang bisa mereka lakukan," kata Obama.

Para penyelidik asal Belanda telah tiba di wilayah konflik Ukraina timur. Mereka telah memeriksa jasad-jasad korban pesawat Malaysia Airlines MH17, yang telah diangkut ke kereta api di bawah penjagaan pemberontak pro-Rusia.

Penyelidik asal Belanda membuka tiap-tiap gerbong kereta berpendingin yang mengangkut lebih dari 200 jasad tersebut. Dengan menggunakan masker dan senter, penyelidik memeriksa jasad-jasad. Sekitar 50 pemberontak pro-Rusia mengawasi ahli forensik tersebut.

(fjr/fjr)


Berita Terkait