"Para teroris Hamas menyusup ke Israel lewat dua terowongan dari Gaza utara. IDF (militer Israel) mencegat dan menewaskan lebih dari 10 teroris," tutur juru bicara militer Israel, Letkol Peter Lerner seperti dilansir AFP, Senin (21/7/2014).
Tidak disebutkan berapa persisnya militan yang tewas dalam insiden tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu para militan itu pun menjadi target serangan udara Israel. Disebutkan bahwa beberapa tentara Israel terluka dalam insiden itu. Namun tidak ada keterangan lebih detail mengenai hal itu.
Sejauh ini, sudah lebih dari 500 warga Palestina tewas selama operasi militer Israel di Gaza. Operasi militer Israel di wilayah Gaza ini telah berlangsung sejak 8 Juli lalu. Operasi yang diberi nama "Operation Protective Edge" ini diklaim Israel untuk menghentikan serangan-serangan roket militan Gaza.
Menurut militer Israel, terhitung sejak 8 Juli, para militan Palestina telah menembakkan setidaknya 1.414 roket dan mortir ke wilayah Israel. Sementara sebanyak 377 roket berhasil dijatuhkan dengan sistem antirudal canggih milik Israel, Iron Dome.
Pada Minggu, 20 Juli waktu setempat, militer Israel menyatakan, 13 tentaranya tewas di Gaza di hari ketiga berlangsungnya serangan darat. Dengan demikian, sejauh ini sudah 18 tentara Israel yang tewas dalam konflik dengan Hamas tersebut. Kemudian dua warga sipil Israel tewas akibat serangan roket dari Gaza.
(ita/ita)











































