Karlijn kuliah di Indiana University, Amerika Serikat. Gadis asal Belanda itu mengambil program doktoral dalam bidang kimia. Karlijn juga seorang pemimpin di tim atlet dayung kampus.
Sehari-hari, Karlijn banyak menghabiskan waktunya di laboratorium. Sebelum terbang naik MH17 dari kampung halamannya, dia sedang meneliti sebuah obat untuk mengobati penyakit kanker dan Alzheimer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mewakili seluruh komunitas Indiana University, saya ingin mengucapkan rasa duka dan simpati yang mendalam bagi keluarga Karlijn dan teman-temannya atas kematian tragis ini," ujar presiden Indiana Universty Michael A McRobbie.
"Karlijn adalah seorang mahasiswi luar biasa dan atlet yang berbakat. Kepergiannya merupakan kehilangan bear bagi kampus dan universitas," sambungnya.
"Kami sangat sedih dan berduka atas kehilangan sosok mahasiswi brilian dan penuh kasih sayang di keluarga besar program kimia IU," tutur rekannya.
(mad/nwk)










































