Netanyahu Sebut Operasi Militer Israel di Gaza Didukung Internasional

Netanyahu Sebut Operasi Militer Israel di Gaza Didukung Internasional

- detikNews
Senin, 21 Jul 2014 13:48 WIB
Netanyahu Sebut Operasi Militer Israel di Gaza Didukung Internasional
Foto: AFP
Gaza, - Israel terus melancarkan serangan-serangan di wilayah Jalur Gaza. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bahkan mengklaim bahwa operasi militer ini mendapat dukungan yang sangat kuat dari dunia internasional.

"Kami sedang melaksanakan aktivitas yang kompleks, mendalam dan intensif di Jalur Gaza dan ada dukungan dunia untuk ini... dukungan yang sangat kuat," tutur Netanyahu sebelum memulai rapat kabinet keamanan Israel, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (21/7/2014).

Netanyahu pun menyalahkan kelompok Hamas atas banyaknya korban warga sipil Palestina. Dicetuskan Netanyahu, tinggi korban warga sipil karena Hamas menggunakan warga tak bersalah sebagai "perisai manusia."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini, sudah lebih dari 500 warga Palestina tewas selama operasi militer Israel di Gaza. Operasi militer Israel di wilayah Gaza ini telah berlangsung sejak 8 Juli lalu. Operasi yang diberi nama "Operation Protective Edge" ini diklaim Israel untuk menghentikan serangan-serangan roket militan Gaza.

Menurut militer Israel, terhitung sejak 8 Juli, para militan Palestina telah menembakkan setidaknya 1.414 roket dan mortir ke wilayah Israel. Sementara sebanyak 377 roket berhasil dijatuhkan dengan sistem antirudal canggih milik Israel, Iron Dome.

Pada Minggu, 20 Juli waktu setempat, militer Israel menyatakan, 13 tentaranya tewas di Gaza di hari ketiga berlangsungnya serangan darat. Dengan demikian, sejauh ini sudah 18 tentara Israel yang tewas dalam konflik dengan Hamas tersebut. Kemudian dua warga sipil Israel tewas akibat serangan roket dari Gaza.



(ita/ita)


Berita Terkait