502 Warga Palestina Tewas dalam 14 Hari Operasi Militer Israel di Gaza

502 Warga Palestina Tewas dalam 14 Hari Operasi Militer Israel di Gaza

- detikNews
Senin, 21 Jul 2014 13:22 WIB
502 Warga Palestina Tewas dalam 14 Hari Operasi Militer Israel di Gaza
kota Rafah usai serangan Israel (Reuters)
Gaza, - Korban jiwa terus berjatuhan di Gaza. Warga Palestina yang tewas akibat serangan-serangan Israel kini telah melampaui angka 500 orang.

Serangan udara terbaru Israel hari ini menewaskan satu keluarga yang terdiri dari sembilan orang, termasuk 7 anak-anak. Seorang pria juga tewas dalam serangan Israel ke sebuah motor, sehingga sejauh ini sudah 502 warga Palestina yang tewas sementara operasi militer Israel memasuki hari ke-14.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (21/7/2014), korban jiwa terbesar akibat bombardir Israel terjadi pada Minggu, 20 Juli yang merenggut lebih dari 150 nyawa warga Palestina. Ini disebut-sebut sebagai hari paling mematikan dalam konflik Gaza. Banyak dari para korban tersebut adalah wanita dan anak-anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Sekjen PBB Ban Ki-moon menyerukan Israel untuk menerapkan pengendalian diri maksimum.

"Terlalu banyak orang tak bersalah yang mati ... dan hidup dalam ketakutan terus-menerus," ujar Ban pada konferensi pers di Doha, Qatar.

Operasi militer Israel di wilayah Gaza ini telah berlangsung sejak 8 Juli lalu. Operasi yang diberi nama "Operation Protective Edge" ini diklaim Israel untuk menghentikan serangan-serangan roket militan Gaza.

Menurut militer Israel, terhitung sejak 8 Juli, para militan Palestina telah menembakkan setidaknya 1.414 roket dan mortir ke wilayah Israel. Sementara sebanyak 377 roket berhasil dijatuhkan dengan sistem antirudal canggih milik Israel, Iron Dome.

Pada Minggu, 20 Juli waktu setempat, militer Israel menyatakan, 13 tentaranya tewas di Gaza di hari ketiga berlangsungnya serangan darat. Dengan demikian, sejauh ini sudah 18 tentara Israel yang tewas dalam konflik dengan Hamas tersebut. Kemudian dua warga sipil Israel juga tewas akibat serangan roket dari Gaza.



(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads